Taman Nasional Komodo Akan Ditutup Satu Tahun, Ada Apa?

Reporter  : Rizky Aji (Kontributor Jakarta)
Editor       : Tangguh Sipria Riang

RANSELPRO.COM, Manggarai Barat – Kabar buruk bagi pelancong yang ingin berkunjung ke Taman Nasional Komodo (TNK) di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pasalnya, pemerintah setempat berencana menutup lokasi wisata TNK dari kunjungan wisatawan selama satu tahun. Apa alasan penutupan ekosistem hewan bernama latin Varanus Komodoensis tersebut?

“Pemerintah NTT akan melakukan penataan terhadap kawasan TNK agar menjadi lebih baik. Sehingga habitat komodo menjadi lebih berkembang. Kami akan menutup TNK selama satu tahun,” kata Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dikutip dari tajukflores.com, Sabtu (19/1/2019).

Populasi rusa di Taman Nasional Komodo. (RANSELPRO.com/Tangguh Sipria Riang)

Viktor mengatakan, kondisi habitat komodo di ujung barat Pulau Flores itu semakin memprihatinkan. Selain populasi yang kian berkurang, kondisi tubuh komodo juga semakin kecil. Menurutnya, hal tersebut imbas dari berkurangnya rusa yang menjadi makanan utama komodo.

“Kondisi tubuh komodo tidak sebesar dulu lagi. Populasi rusa sebagai makanan utama komodo terus berkurang. Karena maraknya pencurian rusa di kawasan itu,” tegas mantan anggota DPR RI dari Partai NasDem tersebut.

Orang nomor satu di provinsi berbasis kepulauan ini khawatir, apabila rusa semakin berkurang. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan komodo akan saling memangsa untuk mempertahankan hidup.

Seekor komodo (Varanus Komodoensis) di Pulau Komodo. (RANSELPRO.com/Tangguh Sipria Riang)

“Insting sebagai binatang akan muncul apabila rantai makanan komodo berkurang. Apabila makanan utamanya melimpah, maka instingnya akan berbeda. Hal itulah yang mendorong pemerintah melakukan penataan kawasan komodo dengan menutup sementara kawasan itu dari kunjungan wisatawan selama satu tahun,” terang Viktor.

Penataan kawasan komodo, imbuh Viktor, dilakukan sebagai bentuk perlindungan yang dilakukan negara terhadap komodo yang menjadi habitat langka dan dilindungi dari kepunahan. Meski demikian, tidak disebutkan kapan penutupan kawasan TNK akan dimulai. [tsr]

IG @goeharound

Tangguh Sipria Riang

IG @goeharound

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *